Showing posts with label usaha. Show all posts
Showing posts with label usaha. Show all posts

Sunday, 31 August 2014

2 Type Calon Pengusaha

Pernahkah mendengar teman kita yang mau buka usaha tapi tidak tahu mau buka usaha apa? Tidak sedikit orang yang punya uang tapi tidak tahu mau buka usaha apa (type 1), dan tidak sedikit juga orang yang sudah tahu mau buka usaha apa tetapi tidak ada uangnya (type 2). Type yang manakah kita berada? Atau bukan type keduanya? Bagaimana solusinya?

Type 1 adalah orang yang sudah memiliki peluru tapi belum menemukan senjata untuk melesatkannya. Temukan dulu targetnya, cobalah pergi ke tempat dimana orang banyak "berkumpul" (bisa juga on-line). Coba temukan apa yang membuat mereka berkumpul, temukan kebutuhan apa yang mereka perlukan. Dari berbagai kebutuhan itu lah kita coba evaluasi untuk menemukan solusinya. Kita bantu mereka untuk menemukan solusinya, disitulah peluang kita membuka usaha sesuai kebutuhan mereka.

Type 2 adalah orang yang sudah memiliki ide dan rencana tetapi terhambat karena tidak ada uangnya. Coba untuk memulainya dengan cara yang paling sedehana dan tidak memerlukan uang. Contoh sederhana jika mau buka pabrik roti, awalnya kita jualkan roti orang lain dulu. Tanpa modal kan?? Yang penting adalah "sense" kita terhadap produk yang kita jual. Dengan miliki "sense" tersebut diri kita akan otomatis terbawa ke level yang lebih tinggi, dari yang hanya menjual produk orang lain menjadi ingin memiliki pabrik sendiri yang tentunya sekarang sudah memiliki uang.

Dimana kita sekarang berada itu tidaklah teramat penting. Yang penting adalah dimana kita di masa sulit mendatang.

Salam,
Adi

Sunday, 24 August 2014

Berhutang itu Sehat

Hutang banyak diartikan dengan konotasi yang negatif bagi sebagian orang. Ya benar, jika itu hutang konsumtif yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Hutang yang bermanfaat adalah hutang produktif atau hutang yang dibutuhkan saat keadaan sangat mendesak. Selain hutang tersebut, maka itu adalah hutang yang menyusahkan diri sendiri, bahkan keluarga.

Cobalah untuk membuat hutang produktif karena akan menyejahterakan. Gunakan hutang untuk keperluan usaha/bisnis atau investasi. Jumlah hutang sebaiknya tidak melebihi kemampuan bayar kita tiap bulannya, misal kemampuan bayar 1jt per bulan maka jangan membuat hutang 1,5jt per bulannya. Mintalah keringanan jangka waktu pembayaran agar pembayaran per bulan bisa lebih ringan.

Ingat tanggal jatuh tempo hutang dengan membuat daftar hutang. Hutang yang dibayar lewat tanggal jatuh tempo sangat tidak disarankan karena dapat membuat kepercayaan orang yang dihutangin menjadi tidak baik lagi.

Boleh berhutang tapi yang sehat ya.